Ieu lain ngan saukur carita,dimana kajadian nana teh tumiba kanu jadi rama sang Bathara Aji Rasha nyaeta balukar tina laku lampahna nafsu manusa anu sarakah kusabab ieu sarakah teh watak jeung tabeat manusa anu teu apal kana dirina.
Ari kajadian ieu teh nyaeta baheula Lima,atanapi Tujuh tahun kalangkung ka pi nini atanapi bibina pun rama anu dina aya dikieuna teh di kantunkeun ku carogena bari teu ngagaduhan putra saurang ge,sajabi di kantunkeun ku carogena teh pun nini ieu teh di waris ku carogena mangrupa harta taneuh anu kaetang lega.
Saentosna di kantun ku carogena pun nini teh,ngical sadaya taneuh warisan ti carogena,mung ngaiwalkeun 460 meter anu janteun bumi tur majlis taklim.
Ari taneh warisan eta di icalna ka hiji aparat jegud tur mi istri anu jabatan nana saurna diplomat,numana dina acara ical galeuh taneh warisan eta teh,pun nini teu ngical sadaya harta tanahna tea,ngaiwalkeun 460 meter jang bumi padumukan,ari anu jadi calo ieu jual beli tetep ngarasa hayang beunang sadayana,mangkana di suratan ku akta jual beli sadayana,bari malsukeun tanda tangan para ahkli waris atanapi persetujuan keluargi,sabab pun nini teu gaduh putra saurang ge,mung gaduh dua urang eteh,sareng saurang alo lalaki ti raka lalaki.
Ari taneuh anu 460 meter ta sanajan tos ka asup kana surat eta jual beli,di tegeskeun ku pernyataan tukar menukar bila mana eta juragan jegud bade ngabangun,pun nini siap di pindahkeun kalawan di tukeuran ku ukuran taneh tur bangunan nu sarupa.
Ari buktina,mana horeng pun nini maot leuwih ti payun ti juragan jegud teh,tanah 460 meter tur bumi sarta majlis tea di bagikeun ka ahkli waris pun nini.
Mari mari sawatara tos Tujuh tahunan,jol datang ngaku ngaku sarta nuding nu jadi pamajikan eta jegud teh ka pun rama majarkeun teh eta tanah geus di bayar ku salakina,ari salakina juragan jgud ge maot teu sabaraha lila saentosna nini maot.
Jeung bari kitu teh eta randa lieur teh ngongkon ka Ketua MUI,Aparat Tripika,padahal baheula anu babagi warisan nini teh Ketua MUI.
Tah mimiti ieu jaman teh geus teu make kana aturan anu dijalankeun ku dirina sorangan,aparat pamarentahan sanajan teu apal lalakonan jol pipilueun ka jelema anyar anu rek maksakeun nafsu sarakahna,da eta abong abong di bibita ku duit.
Padahal.surat jual beli tanah ka pun nini tandatanganna di palsukeun,perjanjian tukar menukar jadi batal lantaran dua nana anu ngayakeun perjanjian tos pada mati.
Eleh eleh ieu jaman teh tos ngacapruk di jalankeun ku manusa manusa ngaco tur poho lantaran teu nyaho bari ngaku ngaku nyaho.
Senin, 13 Oktober 2014
Senin, 14 Juli 2014
BADANKU KELETIHAN JUGA
Di malam Senin aku memang tidur sehabis sholat subuh,dan aku minta di bangunkan kepada istriku jam 8.00 wib karena ada rencana akan ikut menyambut hari pertama tahun ajaran di MTs IPC Padamulya.
Hingga jam 12.00 wib aku telah kembali ke rumah,dan setelah sholat dzohor aku kembali mengikuti penyambutan hari pertama tahun ajaran baru 2014 di SMA Islam Serena hingga jam 16.30 wib.
Aku berasa kalau badanku agak kurang enak mungkin letih juga kurang tidur malam,maka setelah sholat tarawih malam ini aku tertidur pulas dan terbangun pada jam 23.30 wib.
Terasa letih dan capek juga badan ini.
Hingga jam 12.00 wib aku telah kembali ke rumah,dan setelah sholat dzohor aku kembali mengikuti penyambutan hari pertama tahun ajaran baru 2014 di SMA Islam Serena hingga jam 16.30 wib.
Aku berasa kalau badanku agak kurang enak mungkin letih juga kurang tidur malam,maka setelah sholat tarawih malam ini aku tertidur pulas dan terbangun pada jam 23.30 wib.
Terasa letih dan capek juga badan ini.
Senin, 07 Juli 2014
YA ALLOH YA ROBBKU
Aku serahkan diri ini lahir bathin hanya kepada Mu
aku serahkan hidup ini lahir bathin hanya bagi Mu
maka ampunkanlah aku ya Robb
ampunkanlah Ibu Bapak ku ya Robb
ampunkanlah saudara saudara ku ya Robb
ampunkanlah muslimin muslimah ya Robb
ampunkanlah semua hamba hamba Mu ya Robb
Dan lindungilah negeri dimana aku dan semua hamba hamba Mu berada
yang saat ini sedang dihadapkan kepada permainan duniawiah
dari kehancuran dan kejahatan kejahatan nafsu nafsu manusia
yang di jerumuskan ambisi ambisi syaetan
yang sudah tidak lagi peduli dengan peringatan peringatan engaku ya Robb
yang sudah tidak lagi takut dengan ancaman ancaman engkau ya Robb
Ya Alloh ya Robb.....
Selamatkanlah Indonesia ku
selamatkanlah kami dari perpecahan dan kehancuran
selamatkanlah kami dari kejahatan kejahatan nafsu ambisi
amiin ya Alloh ya Robbul alamiin
Pendukung Prabowo Hatta
aku serahkan hidup ini lahir bathin hanya bagi Mu
maka ampunkanlah aku ya Robb
ampunkanlah Ibu Bapak ku ya Robb
ampunkanlah saudara saudara ku ya Robb
ampunkanlah muslimin muslimah ya Robb
ampunkanlah semua hamba hamba Mu ya Robb
Dan lindungilah negeri dimana aku dan semua hamba hamba Mu berada
yang saat ini sedang dihadapkan kepada permainan duniawiah
dari kehancuran dan kejahatan kejahatan nafsu nafsu manusia
yang di jerumuskan ambisi ambisi syaetan
yang sudah tidak lagi peduli dengan peringatan peringatan engaku ya Robb
yang sudah tidak lagi takut dengan ancaman ancaman engkau ya Robb
Ya Alloh ya Robb.....
Selamatkanlah Indonesia ku
selamatkanlah kami dari perpecahan dan kehancuran
selamatkanlah kami dari kejahatan kejahatan nafsu ambisi
amiin ya Alloh ya Robbul alamiin
Pendukung Prabowo Hatta
Minggu, 06 Juli 2014
SATRIO PININGIT
Nusantara adalah Ibu Pertiwi yang di panggil Republik Indonesia
sedari dulu Nusantara ini telah memikat para hati bangsa bangsa lain
ada yang ingin berdiam merantau di Ibu Pertiwi karena seindah Syurga
namun kebanyakan ingin menguasai dan memilikinya
dan Ibu Pertiwi pernah mengalami Duka dan Lara yang lama sekali
Tiga Ratus Lima Puluh Tahun sudah menorehkan perjalan pahit
akibat anak anak Pertiwi yang pada lali
padahal Negeri akan di rampok dan di kuasai
politik adu domba di tanamkan hingga menjadi tragedi hitam
saling menjegal dan menikam mati sesama saudara
akibat ulah dan ambisi para manusia keji
demi memenuhi nafsu angkara serakah yang keji
Hari ini,anak anak Ibu Pertiwi
bernafas antara berharap dan putus asa
sebab gemah ripah repeh rapih loh jinawi
tak jadi mencapai suasana kertaraharja
Merdeka.........
telah digenggam sejak Tujuh Belas Agustus Seribu Sembilan Ratus Empat Puluh Lima lalu
dengan ditebus oleh Jiwa dan Raga para pendahulu anak anak Ibu Pertiwi
yang di harapkan agar anak anak Ibu Pertiwi selanjutnya hidup di Nusantara ini
tentram sejahtra senyaman di Syurga
Namun halangan dan rintangan terus selalu ada menyertai
di tahun Seribu Sembilan Ratus Enam Puluh Lima
menodai Ibu Pertiwi yang baru terbebaskan dari cengkraman para Siluman Kejam
oleh anak anak Ibu Pertiwi yang masih diselimuti keserakahan dan ambisi
yang di tumpangi iming iming para siluman kejam
Rintangan dan halangan tetap terus menyertai
tak cukup di tebus dengan penderitaan dan penumbalan jiwa dan raga
Nusantara terus digerogoti oleh nafsu nafsu angkara dan ambisi keserakahan
yang jadi pelakunya adalah anak anak Ibu Pertiwi sendiri
sungguh ini sudah keterlaluan
dan apakah Ibu Pertiwi ini pun akan tetap bersabar
atau akan mengutuk dan menghukum anak anaknya lantaran sudah kelewat batas
Dan ada anak anak Ibu Pertiwi sebagian kecil
yang tidak berdaya,tapi tak ingin ini Nusantara terpuruk lebih dalam lagi
kelubang pusaran Ambisi Nafsu Angkara serakah keji
dan setiap saat hanya mampu berharap datang dan tibanya janji
ucapan yang dituturkan oleh para Nenek Moyangnya dimasa purba dahulu
Ibu Pertiwi akan kembali Sugih,berjaya tentram ,berwibawa Kertaraharja
bila Ibu Pertiwi sudah melahirkan dan menjadikan dirinya
sebagai sang Ratu Adil perwakilan Ibu Pertiwi untuk mengurus anak anak Nusantara
sebagai sang Satria Piningit,pelipur lara putra putri Ibu Pertiwi
sebagai sang Juru Selamat untuk tetap menjaga keutuhan dan kelangsungan Nusantara
Ibu Pertiwi pernah memberikan jampi,memberikan Doa,yang nyata mari kita ingat ingat dan kita lakukan dengan segenap jiwa raga
inilah Jampi itu,inilah Doa itu
Satu Nusa
Satu Bahasa
Satu Bangsa
Indonesia
Maka cermati dan putuskan,diantara para putra putra Ibu Pertiwi
siapa yang memenuhi syarat syarat yang sesuai dengan Amanat Ibu Pertiwi
diantara syarat syarat itu dulu raja raja di Nusantara sudah pasti seorang yang gagah perkasa
sebagai Tentara yang tiada tanding,yang jujur dan dapat dipercaya,yang pintar dan berwibawa
Saat ini di Dua Ribu Empat Belas , Nusantara atas nama Ibu Pertiwi
Indonesia adalah Tujuan utamanya
sedang dipertaruhkan oleh anak anak Ibu Pertiwi sendiri
berebut tampuk kepercayaan sebagai Satria Piningit
berebut perhatian agar di sangka sang Ratu Adil
berebut dukungan biar jadi sang Juru Selamat
Tapi sadar dan bangkitlah wahai putra putri Ibu Pertiwi
ingat dan ambil petunjuk dari sejarah Nusantara sendiri
siapa dan yang mana yang dulu menjadi raja raja Nusantara
yang gagah perkasa,pintar,berwibawa
jujur,welas asih dan tidak tinggi hati
ya, Perwkilan Ibu Pertiwi telah Tiba
dia adalah yang memiliki syarat syarat seperti amanat Ibu Pertiwi
yang nomor satu
nomor satu dalam memelihara semua Nusa
nomor satu dalam memelihara semua Bahasa
nomor satu dalam memelihara semua Bangsa
nomor satu itu INDONESIA
Ingatlah
Nomor Satu.!
sedari dulu Nusantara ini telah memikat para hati bangsa bangsa lain
ada yang ingin berdiam merantau di Ibu Pertiwi karena seindah Syurga
namun kebanyakan ingin menguasai dan memilikinya
dan Ibu Pertiwi pernah mengalami Duka dan Lara yang lama sekali
Tiga Ratus Lima Puluh Tahun sudah menorehkan perjalan pahit
akibat anak anak Pertiwi yang pada lali
padahal Negeri akan di rampok dan di kuasai
politik adu domba di tanamkan hingga menjadi tragedi hitam
saling menjegal dan menikam mati sesama saudara
akibat ulah dan ambisi para manusia keji
demi memenuhi nafsu angkara serakah yang keji
Hari ini,anak anak Ibu Pertiwi
bernafas antara berharap dan putus asa
sebab gemah ripah repeh rapih loh jinawi
tak jadi mencapai suasana kertaraharja
Merdeka.........
telah digenggam sejak Tujuh Belas Agustus Seribu Sembilan Ratus Empat Puluh Lima lalu
dengan ditebus oleh Jiwa dan Raga para pendahulu anak anak Ibu Pertiwi
yang di harapkan agar anak anak Ibu Pertiwi selanjutnya hidup di Nusantara ini
tentram sejahtra senyaman di Syurga
Namun halangan dan rintangan terus selalu ada menyertai
di tahun Seribu Sembilan Ratus Enam Puluh Lima
menodai Ibu Pertiwi yang baru terbebaskan dari cengkraman para Siluman Kejam
oleh anak anak Ibu Pertiwi yang masih diselimuti keserakahan dan ambisi
yang di tumpangi iming iming para siluman kejam
Rintangan dan halangan tetap terus menyertai
tak cukup di tebus dengan penderitaan dan penumbalan jiwa dan raga
Nusantara terus digerogoti oleh nafsu nafsu angkara dan ambisi keserakahan
yang jadi pelakunya adalah anak anak Ibu Pertiwi sendiri
sungguh ini sudah keterlaluan
dan apakah Ibu Pertiwi ini pun akan tetap bersabar
atau akan mengutuk dan menghukum anak anaknya lantaran sudah kelewat batas
Dan ada anak anak Ibu Pertiwi sebagian kecil
yang tidak berdaya,tapi tak ingin ini Nusantara terpuruk lebih dalam lagi
kelubang pusaran Ambisi Nafsu Angkara serakah keji
dan setiap saat hanya mampu berharap datang dan tibanya janji
ucapan yang dituturkan oleh para Nenek Moyangnya dimasa purba dahulu
Ibu Pertiwi akan kembali Sugih,berjaya tentram ,berwibawa Kertaraharja
bila Ibu Pertiwi sudah melahirkan dan menjadikan dirinya
sebagai sang Ratu Adil perwakilan Ibu Pertiwi untuk mengurus anak anak Nusantara
sebagai sang Satria Piningit,pelipur lara putra putri Ibu Pertiwi
sebagai sang Juru Selamat untuk tetap menjaga keutuhan dan kelangsungan Nusantara
Ibu Pertiwi pernah memberikan jampi,memberikan Doa,yang nyata mari kita ingat ingat dan kita lakukan dengan segenap jiwa raga
inilah Jampi itu,inilah Doa itu
Satu Nusa
Satu Bahasa
Satu Bangsa
Indonesia
Maka cermati dan putuskan,diantara para putra putra Ibu Pertiwi
siapa yang memenuhi syarat syarat yang sesuai dengan Amanat Ibu Pertiwi
diantara syarat syarat itu dulu raja raja di Nusantara sudah pasti seorang yang gagah perkasa
sebagai Tentara yang tiada tanding,yang jujur dan dapat dipercaya,yang pintar dan berwibawa
Saat ini di Dua Ribu Empat Belas , Nusantara atas nama Ibu Pertiwi
Indonesia adalah Tujuan utamanya
sedang dipertaruhkan oleh anak anak Ibu Pertiwi sendiri
berebut tampuk kepercayaan sebagai Satria Piningit
berebut perhatian agar di sangka sang Ratu Adil
berebut dukungan biar jadi sang Juru Selamat
Tapi sadar dan bangkitlah wahai putra putri Ibu Pertiwi
ingat dan ambil petunjuk dari sejarah Nusantara sendiri
siapa dan yang mana yang dulu menjadi raja raja Nusantara
yang gagah perkasa,pintar,berwibawa
jujur,welas asih dan tidak tinggi hati
ya, Perwkilan Ibu Pertiwi telah Tiba
dia adalah yang memiliki syarat syarat seperti amanat Ibu Pertiwi
yang nomor satu
nomor satu dalam memelihara semua Nusa
nomor satu dalam memelihara semua Bahasa
nomor satu dalam memelihara semua Bangsa
nomor satu itu INDONESIA
Ingatlah
Nomor Satu.!
Jumat, 04 Juli 2014
IBU PERTIWIKU ADALAH NUSANTARA
Orang bilang tanah kita tanah syurgatongkat kayu dan batu jadi tanaman
Tanah syurga adalah tanah yang penuh kenikmatan
jika kita sebagai pengkhuni tanah syurga harus bisa merasakan dan menikmati
harus bisa menjaga dan merawatnya
sebab tongkat kayu dan batu saja jadi tanaman
Kita harus membaca sejarah Ibu Pertiwi
sejak dahulu kala telah diperebutkan oleh bangsa bangsa lain
yang tahu dan ingin menguasai tanah syurga
Tiga Ratus Lima Puluh Tahun sudahlah menjadi pengalaman
Betapa Ibu Pertiwi ini menanggung segala kedukaan dan kelaraan
Sekarang,saat ini kita sebagai para putra putrinya Ibu Pertiwi
cepatlah kita bangun dari tidur kita
cepatlah kita sadar dari mimpi kita
cepatlah kita insyafi diri kita sendiri
Betapa Ibu Pertiwi kita ini kembali merasa sakit
sebab kita telah terlalaikan dengan cara cara yang bukan Ibu Pertiwi amanatkan
kita telah bertingkah laku dengan cara cara bangsa yang ingin menguasai tanah syurga
kita telah bergaya hidup dengan cara cara bangsa yang ingin memiliki tanah syurga
Syadarlah wahai para putra putri Ibu Pertiwi
Tanah syurga ini milik kita,milik anak anak Nusantara
Mari kita satukan tekad kita kembali
seperti para Pendahulu kita
Satu Nusa
Satu Bahasa
Satu Bangsa
Yaitu INDONESIA
-----------------------------------------------------Pendukung PRABOWO-HATTA------------------------------------
Tanah syurga adalah tanah yang penuh kenikmatan
jika kita sebagai pengkhuni tanah syurga harus bisa merasakan dan menikmati
harus bisa menjaga dan merawatnya
sebab tongkat kayu dan batu saja jadi tanaman
Kita harus membaca sejarah Ibu Pertiwi
sejak dahulu kala telah diperebutkan oleh bangsa bangsa lain
yang tahu dan ingin menguasai tanah syurga
Tiga Ratus Lima Puluh Tahun sudahlah menjadi pengalaman
Betapa Ibu Pertiwi ini menanggung segala kedukaan dan kelaraan
Sekarang,saat ini kita sebagai para putra putrinya Ibu Pertiwi
cepatlah kita bangun dari tidur kita
cepatlah kita sadar dari mimpi kita
cepatlah kita insyafi diri kita sendiri
Betapa Ibu Pertiwi kita ini kembali merasa sakit
sebab kita telah terlalaikan dengan cara cara yang bukan Ibu Pertiwi amanatkan
kita telah bertingkah laku dengan cara cara bangsa yang ingin menguasai tanah syurga
kita telah bergaya hidup dengan cara cara bangsa yang ingin memiliki tanah syurga
Syadarlah wahai para putra putri Ibu Pertiwi
Tanah syurga ini milik kita,milik anak anak Nusantara
Mari kita satukan tekad kita kembali
seperti para Pendahulu kita
Satu Nusa
Satu Bahasa
Satu Bangsa
Yaitu INDONESIA
-----------------------------------------------------Pendukung PRABOWO-HATTA------------------------------------
Senin, 30 Juni 2014
KANG ENCE MISANKU
Innalillahi wa ina ilaihi roojiuun
saat eta jam 12 pas pisan,sa entosna pa saman liya sopyan undur bade mulang
anjeunna bade ngantosan saur di bumina.
namun teu lami anjeunna datang sabari sasauran
pa....pa....pa ence tuluy nembe...........
Ya Alloh ya Robbku.......
semua di alam ini adalah milik Mu ya Alloh
kembali kepada asal Mu adalah suatu yang Haq
semua yang bernyawa pasti mati
Ya Alloh ya Robbku......
begitu juga dengan saudara misanku
adalah CECEP MULYADIN bin PENDI
sebagai kakak misanku dari cucu cucunya
keluarga besar H.ASRIP ( H.ABDUL HALIM bin PADMA )
adalah sebagai simbol keluarga generasi cucu kakek ku
malam selasa,1 Juli 2014 jam 12.00 wib
hari ke dua ramadhan 1435 hijriah
telah kembali menghadap Mu ya Robb
semoga engkau ampuni segala kesalahan dan ke hilapannya ya Robb
dan engkau tempatkan di tempat yang engkau redhai ya robb
engkau adalah pemiliknya,engkau adalah tempat kembalinya segala sesuatu
engkau adalah Robbul alamiin.
saat eta jam 12 pas pisan,sa entosna pa saman liya sopyan undur bade mulang
anjeunna bade ngantosan saur di bumina.
namun teu lami anjeunna datang sabari sasauran
pa....pa....pa ence tuluy nembe...........
Ya Alloh ya Robbku.......
semua di alam ini adalah milik Mu ya Alloh
kembali kepada asal Mu adalah suatu yang Haq
semua yang bernyawa pasti mati
Ya Alloh ya Robbku......
begitu juga dengan saudara misanku
adalah CECEP MULYADIN bin PENDI
sebagai kakak misanku dari cucu cucunya
keluarga besar H.ASRIP ( H.ABDUL HALIM bin PADMA )
adalah sebagai simbol keluarga generasi cucu kakek ku
malam selasa,1 Juli 2014 jam 12.00 wib
hari ke dua ramadhan 1435 hijriah
telah kembali menghadap Mu ya Robb
semoga engkau ampuni segala kesalahan dan ke hilapannya ya Robb
dan engkau tempatkan di tempat yang engkau redhai ya robb
engkau adalah pemiliknya,engkau adalah tempat kembalinya segala sesuatu
engkau adalah Robbul alamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)





